Cara Membatasi Penggunaan CPU Aplikasi Cursor di Linux

 Jika kamu pengguna Linux dan sering menjalankan aplikasi Cursor, mungkin pernah merasa bahwa aplikasi ini bisa memakan banyak CPU, sehingga laptop atau PC terasa berat dan proses lainnya jadi lambat. Pada artikel ini, kita akan membahas cara membatasi penggunaan CPU oleh Cursor agar sistem tetap responsif tanpa harus menutup aplikasi.

Mengapa CPU Bisa Tinggi?

Aplikasi modern seperti Cursor berbasis Electron dan Chromium biasanya membuat beberapa proses paralel. Dari hasil ps aux | grep cursor, kita bisa melihat beberapa jenis proses:

  • Proses utama: /usr/share/cursor/cursor .
  • Zygote: proses pendukung Chromium yang menangani rendering
  • Crashpad handler: menangani error dan crash reporting

Karena banyak proses paralel, PID (Process ID) bisa berganti setiap kali aplikasi dijalankan, sehingga sulit untuk membatasi CPU secara manual menggunakan PID tunggal.

Cara Membatasi CPU Sementara

Untuk membatasi CPU sementara, kita bisa menggunakan cpulimit. Contoh:

# Temukan PID proses Cursor
ps aux | grep cursor

# Misal PID utama: 221080
sudo cpulimit -p 221080 -l 30

Keterangan:

  • -p 221080: PID proses yang ingin dibatasi
  • -l 30: batasi penggunaan CPU maksimal 30%

⚠️ Catatan: PID akan berubah setiap kali aplikasi dijalankan, sehingga cara ini tidak praktis jika ingin diterapkan selalu.

Cara Membatasi CPU Permanen

Untuk membatasi CPU secara otomatis setiap kali Cursor dijalankan, ada beberapa metode yang lebih stabil:

1. Systemd Override (Rekomendasi)

Jika Cursor dijalankan sebagai service systemd:

  1. Buat override untuk service:
sudo systemctl edit cursor.service
  1. Tambahkan konfigurasi CPUQuota:
[Service]
CPUQuota=30%
  1. Terapkan perubahan dan restart service:
sudo systemctl daemon-reexec
sudo systemctl restart cursor.service

Dengan cara ini, setiap kali service dijalankan, penggunaan CPU otomatis dibatasi.

2. Script Wrapper

Jika Cursor dijalankan manual, kita bisa membuat script otomatis:

#!/bin/bash
# start_cursor.sh

# Jalankan Cursor
/usr/share/cursor/cursor . &

# Tunggu proses berjalan
sleep 1

# Batasi CPU semua proses Cursor
for pid in $(pgrep cursor); do
    cpulimit -p $pid -l 30 &
done

Kemudian jalankan script ini untuk membuka Cursor, dan CPU akan terbatas secara otomatis.

3. Jalankan Otomatis Saat Boot

Agar script wrapper dijalankan setiap login/reboot:

crontab -e

Tambahkan baris berikut:

@reboot /home/sodikin/start_cursor.sh

Dengan cara ini, sistem akan secara otomatis membatasi CPU setiap kali startup.


Tips Tambahan

  • Gunakan top atau htop untuk memantau penggunaan CPU.
  • Jika laptop terasa panas, kombinasi CPU limit dan cooling pad bisa membantu.
  • Hindari membatasi CPU terlalu rendah, karena bisa membuat aplikasi lag atau tidak responsif.

Kesimpulan

Membatasi penggunaan CPU pada aplikasi seperti Cursor sangat penting agar sistem tetap responsif, terutama di laptop dengan spesifikasi menengah. Meskipun PID berubah-ubah, kita bisa menggunakan:

  • Systemd override untuk service
  • Script wrapper untuk aplikasi user-space
  • Crontab @reboot untuk otomatisasi

Dengan langkah-langkah ini, pengalaman menggunakan Cursor menjadi lebih nyaman tanpa harus menutup aplikasi.


Selamat mencoba!

Post a Comment

Previous Post Next Post